<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog BioAvail.net</title>
	<atom:link href="http://blog.bioavail.net/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bioavail.net</link>
	<description>Teknologi Bio + Herbal untuk Kehidupan yang lebih baik...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Apr 2010 08:47:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lemak Trans Mengancam Kesuburan Perempuan</title>
		<link>http://blog.bioavail.net/12</link>
		<comments>http://blog.bioavail.net/12#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2010 08:31:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.bioavail.net/12</guid>
		<description><![CDATA[

 Peringatan bagi Anda kaum perempuan. Sebaiknya mulai membatasi makanan            olahan yang mengandung lemak trans, seperti biskuit, cake atau pie            jika ingin terhindar dari endometriosis. Makanan yang kaya akan     [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p align="center"><img src="http://www.conectique.com/i/art/adved_1269918838.jpg" alt="" width="197" height="234" align="left" /></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Arial;"> Peringatan bagi Anda kaum perempuan. Sebaiknya mulai membatasi makanan            olahan yang mengandung lemak trans, seperti biskuit, cake atau pie            jika ingin terhindar dari endometriosis. Makanan yang kaya akan            kandungan lemak trans, diyakini para peneliti lebih berisiko            meningkatkan kondisi rahim yang cenderung tidak subur.</span></p>
<p>Sebuah studi menemukan bahwa perempuan dengan konsumsi tertinggi lemak            trans, 48 persen lebih berisiko mengalami endometriosis dibandingkan            dengan mereka yang konsumsinya rendah. Endometriosis bisa terjadi pada            satu dari sepuluh perempuan dan dapat menyebabkan infertilitas.            Endometriosis merupakan kondisi medis pada perempuan yang ditandai            dengan tumbuhnya sel endometrium di luar rahim. Terkadang penyakit ini            tidak menimbulkan gejala sama sekali, namun dalam beberapa kasus            infertilitas ada pula yang mengalami rasa sakit yang parah.</p>
<p align="justify"><span style="font-family: Arial;">Dalam        penelitian ini, perempuan yang menjadi partisipan diminta untuk mengisi        kuesioner berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi setiap empat tahun        antara tahun 1989 dan 2001. Peneliti kemudian menghitung seberapa banyak        perempuan yang terkena endometriosis. Hasilnya menunjukkan bahwa lemak        total dalam pola makan tidak terlalu berpengaruh, namun jenis dari lemak        yang dikonsumsi terkait dengan risiko endometriosis. Lemak trans juga        dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.</span></p>
<p>Lemak trans merupakan minyak cair yang telah berubah menjadi padat oleh        proses yang disebut hidrogenasi dan terdapat dalam ribuan makanan siap        saji untuk memberikan tekstur. Proses hidrogenasi merupakan proses        pengubahan asam lemak tidak jenuh menjadi asam lemak jenuh. Asam lemak        tidak jenuh umumnya ditemukan pada bahan-bahan nabati, seperti minyak        sayur, sementara asam lemak jenuh terdapat pada bahan-bahan hewani seperti        margarin dan butter.</p>
<p>Seperti yang dilansir dari <em>Telegraph.co.uk</em>, penelitian yang        melibatkan lebih dari 70.000 perempuan di Amerika ini, adalah yang        terbesar yang melihat hubungan antara pola makan dan endometriosis.        Penelitian sebelumnya menemukan bahwa mengonsumsi empat gram lemak trans        sehari dapat menyebabkan kemandulan pada perempuan.</p>
<p>Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi        kandungan asam lemak omega 3 seperti yang terdapat dalam minyak ikan,        tampaknya mampu melindungi kelainan dalam rahim. Para partisipan yang        mengonsumsi bahan makan makanan kaya omega-3 fatty acid dapat melindungi        diri dalam melawan penyakit ini dan mengalami penurunan risiko hingga 22        persen.</p>
<p>Penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal <em>Human Reproduction</em> menyebutkan bahwa lemak trans meningkatkan peradangan dalam tubuh        mendorong sel-sel jahat pada lapisan rahim untuk tumbuh, sementara omega-3        fatty acids bertindak untuk menyusutkan pertumbuhan mereka.</p>
<p>Penulis utama <strong>Dr Stacey Missmer</strong>, seorang asisten profesor kebidanan,        ginekologi dan biologi reproduksi di Brigham and Women&#8217;s Hospital dan        Harvard Medical School di Boston, Amerika, mengatakan: &#8220;Studi ini        memberikan indikasi yang kuat bahwa kami di jalur yang benar dalam        mengidentifikasi bahwa makanan yang kaya Omega-3 minyak dapat melindungi        dari endometriosis sementara lemak trans memiliki efek yang merugikan.&#8221;</div>
<p align="right">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bioavail.net/12/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lemak Trans Tingkatkan Resiko Endometriosis</title>
		<link>http://blog.bioavail.net/lemak-trans-tingkatkan-resiko-endometriosis</link>
		<comments>http://blog.bioavail.net/lemak-trans-tingkatkan-resiko-endometriosis#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 14:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.bioavail.net/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Lemak trans ternyata tidak hanya  buruk bagi kesehatan jantung, tetapi juga  meningkatkan risiko bagi para wanita mengalami endometriosis.
Sejumlah hasil penelitian menunjukkan bahwa, lemak trans dalam makanan  menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan yakni sebagai pemicu  penyakit  jantung koroner. Pengaruh lemak trans bahkan lebih buruk dibanding efek  negatif  asam lemak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lemak trans ternyata tidak hanya  buruk bagi kesehatan jantung, tetapi juga  meningkatkan risiko bagi para wanita mengalami endometriosis.</p>
<p>Sejumlah hasil penelitian menunjukkan bahwa, lemak trans dalam makanan  menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan yakni sebagai pemicu  penyakit  jantung koroner. Pengaruh lemak trans bahkan lebih buruk dibanding efek  negatif  asam lemak jenuh dan kolesterol.</p>
<p><img style="width: 200px; height: 170px;" src="http://www.perempuan.com/new/_imgcontent2010/images/maret/310310_hel_fattrans.jpg" border="0" alt="" hspace="2" vspace="2" align="left" />Lemak  trans merupakan lemak tak jenuh yang terbentuk akibat proses  hidrogenasi, yakni  pencampuran hidrogen dalam minyak sayur. Dalam bahasa sederhana, itu  artinya  mengubah minyak cair menjadi lemak padat.</p>
<p>Hasilnya adalah produk murah dengan jangka penyimpanan lebih panjang dan   sifatnya lebih buruk dari lemak jenuh. Sama seperti lemak jenuh lemak  trans  menaikkan kadar kolesterol jahat dan akhirnya menyumbat jantung.</p>
<p>Baru-baru ini, sejumlah peneliti dari Amerika Serikat menemukan bahwa  para  wanita yang mengonsumsi banyak lemak trans lebih berisiko mengalami  endometriosis dibanding mereka yang mengonsumi tuna, salmon dan makanan  lain  yang kaya akan minyak esensial omega-3.</p>
<p>Endometriosis tidak ada obatnya dan dapat menyebabkan infertilitas.  Endometriosis merupakan kondisi medis pada wanita yang ditandai dengan  tumbuhnya  sel endometrium di luar rahim. Rahim dilapisi oleh sel endometrium yang  berpengaruh terhadap hormon wanita. Normalnya, sel endometrium rahim  akan  menebal selama siklus kewanitaan berlangsung agar nantinya siap untuk  menerima  hasil pembuahan antara sel telur dan sperma.</p>
<p>Bila sel telur tidak mengalami pembuahan, sel endometrium yang menebal  akan  meluruh dan keluar sebagai darah menstruasi. Pada endometriosis, sel  endometrium  yang semula berada dalam rahim akan berpindah dan tumbuh di luar rahim.  Sel ini  bisa saja tumbuh dan berpindah ke ovarium, saluran telur, belakang  rahim,  ligamentum uterus bahkan dapat sampai ke usus dan kandung kencing.</p>
<p>Sel endometrium itu memiliki respons yang sama seperti sel endometrium  pada  rahim dan berpengaruh terhadap hormon kewanitaan. Pada saat menstruasi  berlangsung, sel-sel endometrium yang berpindah ini akan mengelupas dan  menimbulkan perasaan nyeri di sekitar panggul.</p>
<p>Menurut para peneliti AS itu, jenis lemak dalam makanan dapat menjadi  faktor  risiko bagi endometriosis. Hasil penelitian mereka itu dimuat dalam  jurnal Human  Reproduction. Penelitian terhadap lebih dari 70.000 wanita Amerika  menemukan  bahwa para wanita yang mengonsumi banyak asam lemak omega-3, memiliki  kemungkinan 22% lebih rendah mengalami endometriosis dibandingkan dengan  para  wanita yang mengonsumsi sedikit asam lemak tersebut.</p>
<p>Para wanita yang mengonsumsi banyak lemak trans memiliki risiko  mengalami  kondisi itu 48% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi  sedikit  asam lemak trans.</p>
<p>Dr Stacey Missmer dari Brigham and Women`s Hospital and Harvard Medical  School  di Boston, yang memimpin penelitian itu, mengatakan, itu merupakan  penelitian  pertama yang menunjukkan hubungan antara lemak trans dengan  endometriosis. Para  peneliti itu mengamati makanan dari 70.709 wanita selama 12 tahun di  Nurses  Health Study, AS. Jenis lemak yang mereka makan dikelompokkan dalam lima   kategori dan para peneliti itu mengamati untuk mengetahui siapa yang  kemudian  mengalami endometriosis.</p>
<p>Selama penelitian itu berlangsung, sebanyak 1.199 mengalami  endometriosis.  Sebagian besar asam lemak omega-3 yang dikonsumsi oleh para wanita itu  berasal  dari &#8220;dressing&#8221; salad penuh lemak, disusul ikan berlemak seperti tuna,  salmon  dan makerel. Asam lemak Omega-3 dinilai penting untuk kesehatan, dan  dapat  menurunkan risiko terserang penyakit jantung. Sumber utama lemak trans  dalam  penelitian itu adalah makanan yang digoreng dari restoran, margarin dan  kraker.</p>
<p>Meskipun efek negatif lemak trans jauh lebih besar dibandingkan dengan  dampak  negatif kolesterol dan asam lemak jenuh, tapi pemyataan bebas kolesterol  (nonkolesterol)  dan pengaruh positif lemak tak jenuh pada brosur produk makanan lebih  ditonjolkan.</p>
<p>disadur dari: www.perempuan.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bioavail.net/lemak-trans-tingkatkan-resiko-endometriosis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kista Ovarium</title>
		<link>http://blog.bioavail.net/kista-ovarium</link>
		<comments>http://blog.bioavail.net/kista-ovarium#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 19:15:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.bioavail.net/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Seperti kita ketahui sekarang ini, makin banyak  jumlah wanita menderita kista ovarium yang disebabkan oleh berbagai  faktor. Kista ovarium merupakan kantung kecil berisi cairan yang  berkembang pada ovarium di mana mungkin terdapat satu atau lebih kantung  dan dapat terjadi pada satu atau kedua ovarium.
Ada banyak jenis kista ovarium, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Seperti kita ketahui sekarang ini, makin banyak  jumlah wanita menderita kista ovarium yang disebabkan oleh berbagai  faktor. Kista ovarium merupakan kantung kecil berisi cairan yang  berkembang pada ovarium di mana mungkin terdapat satu atau lebih kantung  dan dapat terjadi pada satu atau kedua ovarium.</p>
<p>Ada banyak jenis kista ovarium, dan masing-masing memiliki penyebab  berbeda. Sebagian besar tidak berbahaya secara fungsional maupun  fisiologis dan bahkan tidak memiliki gejala sama sekali.  Namun, perlu  diketahui bahwa bahwa ada kondisi yang lebih serius dan cukup berbahaya  seperti Sindrom ovarium polikistik atau bahkan kanker.</p>
<p>disadur dari: KOMPAS.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.bioavail.net/kista-ovarium/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

